AMEBIASIS
Infeksi karena Entamoeba histolytica
Gambaran klinik :
- Infeksi berat intestinal ( dysentery )
- Infeksi ringan asimptomatik
- Infeksi umum nondisentri ( fatigue, sakit perut, diare, Intermitten konstipasi )
- Infeksi ekstraintestinal ( liver abscess, pleuropulmonary amebiasis, amebic pericarditis, ameboma, cerebral, genital atau skin amebiasis )
Distribusi dan prevalensi :
- Ditemukan di seluruh dunia baik pada iklim dingin, sedang maupun tropic.
- Sering ditemukan di derah tropic, ada hubungan dengan sanitasi dan nutrisi yang tidak baik, penurunan ketahanan dll.
- Prevalensi lebih tinggi pada keluarga terinfeksi, homoseksual, RSJ, penjara, penampungan anak.
- Perbedaan teknik laboratorium, personel, cara koleksi sample, jumlah sample menentukan ketetapan/ tidaknya diagnosis.
- High-risk areas : Meksiko, Amerika Selatan bagian barat, Afrika Barat, Afrika selatan, Asia tengah dan Asia tenggara.
Epidemiologi
Infectious stage
- Troposoid tidak dapat hidup lama di luar tubuh, akan mati gastiric secretions, tidak berperan dalam transmisi.
- Kista dapat hidup lama diluar tubuh cukup untuk terjadinya infeksi
Transmisi
- Manusia sumber penularan utama lewat kontak langsung atau kontaminasi makanan dan air.
- Hewan yang dapat menularkan kera, anjing dan babi.
- Infeksi dapat terjadi pada semua kelompok umur, tetapi anak-anak dan remaja mempunyai resiko tinggi.
Manifestasi klinik
Amebic dysentery ( Acut Amebic Colitis )
- Inkubasi 7-21 hari, onset bisa berhenti tiba-tiba
- Simptom : abdominal cramps, panas dingin, lemah, nausea, headache, tenesmus, dehidrasi, feces cair berdarah. Angka darah putih naik, destruksi mukosa, hemorrhage, perforasi, peritonitis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar