Minggu, 03 April 2011

AMEBIASIS

AMEBIASIS

Infeksi karena Entamoeba histolytica

Gambaran klinik :

  • Infeksi berat intestinal ( dysentery )
  • Infeksi ringan asimptomatik
  • Infeksi umum nondisentri ( fatigue, sakit perut, diare, Intermitten konstipasi )
  • Infeksi ekstraintestinal ( liver abscess, pleuropulmonary amebiasis, amebic pericarditis, ameboma, cerebral, genital atau skin amebiasis )

Distribusi dan prevalensi :

  • Ditemukan di seluruh dunia baik pada iklim dingin, sedang maupun tropic.
  • Sering ditemukan di derah tropic, ada hubungan dengan sanitasi dan nutrisi yang tidak baik, penurunan ketahanan dll.
  • Prevalensi lebih tinggi pada keluarga terinfeksi, homoseksual, RSJ, penjara, penampungan anak.
  • Perbedaan teknik laboratorium, personel, cara koleksi sample, jumlah sample menentukan ketetapan/ tidaknya diagnosis.
  • High-risk areas : Meksiko, Amerika Selatan bagian barat, Afrika Barat, Afrika selatan, Asia tengah dan Asia tenggara.

Epidemiologi

Infectious stage

  • Troposoid tidak dapat hidup lama di luar tubuh, akan mati gastiric secretions, tidak berperan dalam transmisi.
  • Kista dapat hidup lama diluar tubuh cukup untuk terjadinya infeksi

Transmisi

  • Manusia sumber penularan utama lewat kontak langsung atau kontaminasi makanan dan air.
  • Hewan yang dapat menularkan kera, anjing dan babi.
  • Infeksi dapat terjadi pada semua kelompok umur, tetapi anak-anak dan remaja mempunyai resiko tinggi.

Manifestasi klinik

Amebic dysentery ( Acut Amebic Colitis )

  • Inkubasi 7-21 hari, onset bisa berhenti tiba-tiba
  • Simptom : abdominal cramps, panas dingin, lemah, nausea, headache, tenesmus, dehidrasi, feces cair berdarah. Angka darah putih naik, destruksi mukosa, hemorrhage, perforasi, peritonitis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar